Tahapan Pemulihan Pasca Seminggu Operasi Caesar

pemulihan pasca caesar

Menjelang kelahiran Si Kecil tentu Bunda akan fokus untuk menyiapkan persiapan kelahiran. Terlebih jika Bunda sudah mengetahui bahwa Bunda akan melahirkan secara caesar. Hal penting untuk Bunda yang akan melahirkan caesar adalah pemulihan pasca caesar.

Persalinan dengan bedah caesar merupakan prosedur bedah untuk melahirkan melalui sayatan di perut dan juga rahim. Beda caesar mungkin direncanakan sebelumnya, jika Bunda mengalami komplikasi kehamilan atau telah menjalani operasi caesar sebelumnya.

Tapi ada juga nih yang dilakukan beda caesar karena terdapat kondisi darurat. Setelah Bunda mengetahui bahwa Bunda akan melahirkan secara caesar, biasanya dokter akan menyusun jadwal untuk melakukan operasi sesuai dengan prosedur kesehatan serta pemeriksaan laboratorium.

Tak hanya persiapan pra operasi caesar, Bunda juga harus tahu nih proses pemulihan pasca caesar.

Proses pemulihan pasca caesar

  1. Satu jam pasca caesar

Setelah operasi, Bunda akan berpindah ke ruangan lain dan dalam pengawasan perawat. Perawat akan memantau kesehatan Bunda seperti peradarahan dari vagina dan juga sayatan. Selain itu, tekanan darah dan suhu tubuh juga akan perawat pantau, Bunda. Intervena juga tetap diberikan untuk memenuhi kebutuhan cairan. Sedangkan kateter juga akan dipasang untuk Bunda buang air kecil. Dengan pengunaan kateter, Bunda tidak perlu bangun dan pergi ke toilet.

Di satu jam pasca caesar, Bunda tak akan merasakan apapun karena anestesi masih bekerja. Bunda juga akan merasa pusing. Tapi Bunda disarankan untuk memegang serta menyusui Si Kecil jika tidak terdapat komplikasi.

  1. Satu hari pasca caesar

Jika tak terdapat komplikasi, Bunda akan berpindah dari area pasca operasi caesar ke unit pemulihan pasca persalinan. Bunda sudah dapat minum dan makan makanan diet seperti jus dan sup sampai dokter memperbolehkan Bunda makan makanan padat.

Setelah operasi, perawat akan memijat rahim untuk mendorongnya berkontraksi dan menyusut ke ukuran normal. Bunda akan belajar menghadap ke kiri dan kanan, bangun, serta jika memungkinkan untuk duduk dari tempat tidur pada hari yang sama.

Proses pemijatan dan belajar ini akan membantu mempercepat proses pemulihan pasca caesar, Bunda. Bunda juga akan diberikan obat penghilang rasa sakit melalui intervena. Dan saat Bunda pulang dari rumah sakit, dokter mungkin akan memberikan anti-inflamasi.

  1. Dua hari pasca caesar

Bunda belum pulang dari rumah sakit di hari kedua. Tapi kemungkinan dokter akan melepas kateter di pagi hari. Pada saat ini, Bunda dapat berjalan ke kamar mandi atau bahkan berjalan lebih jauh.

Peningkatan aktivitas fisik membantu sirkulasi, meningkatkan fungsi usus, dan akan membuat Bunda kembali pulih secara normal dengan cepat. Intervena Bunda akan dibuka dan perawat akan sering bertanya tetang nyeri luka pasca operasi.

Mungkin akan terjadi pembengkakan yang mana normal. Bunda juga akan merasaka nyeri karena tidak bisa buang angin. Gas dalam poerut Bunda harus lewat dalam satu minggu, setelah usus bergerak secara normal kembali.

Mengonsumsi obat kembung dan pelunak tinjak akan membantu. Aktivitas fisik seperti berjalan juga akan membangu lho. Karenanya dokter juga akan merekomenasikan obat yang membantu meringnkan nyeri perut karena gas gan kembung.

  1. Empat hari pasca caesar

Biasanya Bunda yang melahirkan secara caesar akan dokter perbolehkan pulang di hari ke-empat. Sebelum pulang, dokter akan melepas perban dan menutup sayatan di perut dengan plester khusus. Plester ini harus lepas dengan sendirinya, ya.

Bunda baiknya tidak mengangkat benda yang lebih berat daripada Si Kecil. Bunda juga tidak boleh mengemudi dan naik tangga hingga satu minggu setelahnya. Karenanya gerak Bunda bakalan terbatas nih selama seminggu ke depan.

 

Nah itu tadi proses pemulihan caesar yang harus Bunda perhatikan selama setidaknya seminggu setelah operasi sebagai gambaran buat Bunda yang lagi persiapan melahirkan. Jangan sungkan buat bertanya kepada dokter terkait kondisi pasca operasi caesar yang Bunda alami yaa, karena tiap kondisi Bunda pasti berbeda. –MR

Category:
Bayi Ibu Keluarga

Leave a Comment