Tips Untuk Persiapan Puasa Bunda Yang Menyusui

bunda menyusui

Ramadan sebentar lagi~ Buat Bunda yang sedang menyusui, bulan puasa bisa jadi tantangan. Karena berpuasa berarti juga membatasi kalori kebutuhan harian tapi juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil. Karenanya Bunda perlu tahu persiapan puasa ibu menyusui!

Mengapa kebutuhan Bunda harus terpenuhi? 

Memenuhi asupan dengan baik selama berpuasa menjadi hal yang penting. Bunda juga tentu tahu bahwa membatasi asupan kalori selama menyusui juga dapat memengaruhi produksi ASI. Dan, makan dengan asupan kalori yang kurang dari yang direkomendasikan selama menyusui juga dapat memengaruhi kesehatan Bunda secara keseluruhan.

Jika Bunda menilik segi kualitas nutrisinya, berpuasa dapat membuat kadar vitamin dan mineral seperti seng, magnesium, serta kalium dalam ASI sedikit berkurang. Namun hal ini tidak berdampak pada Si Kecil.

Jadi, menyusui saat puasa masih boleh Bunda lakukan karena tak akan memengaruhi kesehatan Si Kecil.

Tips menjalankan puasa untuk ibu menyusui

Bunda yang menyusui boleh tidak berpuasa. Namun jika Bunda masih ingin menjalankan ibadah puasa, ada beberapa tips persiapan puasa ibu menyusui yang bisa Bunda lakukan:

  • Hindari aktivitas fisik yang berat

Agar Bunda tidak cepat lelah, Bunda sebaiknya tidak melakukan aktivitas berat selama menjalakan ibadah puasa. Usahakan untuk memperbanyak istirahat di sela-sela kegiatan Bunda agar tubuh tidak kekurangan energi.

  • Optimalkan sahur

Bunda tidak boleh melewatkan sahur. Selain tak boleh terlewat, Bunda juga harus memastikan kebutuhan nutrisi buat Bunda tercukupi. Karena makan sahur akan menjadi cadangan nutrisi dan kalori selama berpuasa seharian.

  • Konsumsi beragam makanan yang bergizi

Kebutuhan ibu menyusui juga termasuk nutrisi yang Bunda butuhkan agar produksi ASI tetap lancar. Bunda akan membutuhkan nutrisi lengkap seperti protein, karbohidrat, serat, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Vitamin dan mineralnya seperti vitamin D, vitamin B, asam folat, zat besi, zinc, selenium, dan juga kalsium.

Makanan yang bisa Bunda konsumsi untuk menjalankan puasa adalah:

  • Sayur-sayuran seperti brokoli, tomat, kentang, dan jamur
  • Makanan laut seperti ikan dan kerang. Tapi usahakan untuk membatasi ikan yang mengandung merkuri ya, Bun!
  • Daging sapi, domba, dan hati
  • Buah-buahan seperti mangga, pisang, jeruk, dan alpukat
  • Kacang-kacangan seperti kedelai, almon, dan kenari
  • Telur
  • Susu dan turunannya seperti keju dan juga yoghurt
  • Minum air putih yang cukup

Aktivitas seperti memasak untuk mengolah makanan tersebut dapat membuat Bunda berisiko mengalami dehidrasi. Karenanya pastikan untuk memperbanyak minum air putih, minimal sebanyak 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter air.

Bunda bisa minum 2-3 gelas air putih saat sahur dan 5-6 gelas air putih setelah berbuka.

Hal yang harus diwaspadai ketika Bunda berpuasa

Walau menyusui saat berpuasa tak memiliki banyak pengaruh pada kualitas dan juga kuantitas ASI, kondisi Bunda dan Si Kecil satu sama lain berbeda-beda. Bunda yang menyusui diharapkan agar tak memaksakan diri bila sudah mengalami keluhan:

  • Lemas atau kelelahan
  • Urine berwarna kuning pekat atau berbau tajam
  • Sakit kepala
  • Rasa haus yang parah
  • Demam
  • Pingsan

Itulah berbagai tips yang bisa Bunda lakukan sebagai persiapan puasa ketika menyusui. Jika Bunda masih khawatir soal jumlah dan kandungan nutrisi ASI tidak cukup bagi Si Kecil, Bunda bisa segera berkonsultasi ke dokter. Ingat untuk tidak memaksakan diri ya, Bunda! Karena beribadah tak hanya lewat berpuasa kok. –MR 

Category:
Bayi Ibu

Leave a Comment