Tips Untuk Bunda Diet Setelah Melahirkan Tanpa Mengurangi ASI

tips diet setelah melahirkan

Tips Untuk Bunda Diet Setelah Melahirkan Tanpa Mengurangi ASI

Selama mengandung Si Kecil, tentunya terjadi perubahan pada tubuh Bunda. Baik secara hormon maupun secara fisik yang kadang membuat tidak percaya diri. Bentuk tubuh jadi hal yang Bunda lihat perbedaannya begitu bercermin. Karenanya, mungkin banyak dari Omifams yang terpikir untuk menurunkan berat badan dan mencari tips diet setelah melahirkan.

Wah, padahal nutrisi yang diperlukan oleh Bunda yang menyusui tetap sama ketika sedang mengandung. Bahkan lebih karena makanan utama Si Kecil adalah ASI yang penting untuk tumbuh kembangnya.

Sebenarnya menurunkan berat badan diperbolehkan. Asalkan Bunda memperhatikan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil. Karena jika mengurangi porsi makan, maka ASI yang Bunda keluarkan juga akan sedikit.

Nah, berikut tips diet setelah melahirkan tanpa mengurangi ASI:

  1. Mengurangi porsi makan

Bunda bisa mengurangi porsi makan secara bertahap. Asupan kalori Bunda tidak boleh kurang dari 1800 kalori. Kandungan nutrisi yang harus Bunda penuhi adalah asam folat, zat besi, kalsium, protein, dan vitamin C. Konsumsi juga ikan berlemak dan kacang-kacangan yang mengandung asam lemak omega-3. Kandungan nutrisi inilah yang bermanfaat untuk ASI. Bunda bisa makan makanan yang bernutrisi dan memperbanyak ASI.

  1. Tetap mengASIhi tanpa batas

WHO mengimbau untuk memberikan ASI ekslusif hingga usia Si Kecil 2 tahun. Karenanya selama periode ini Bunda harus terus memberi ASI kepada Si Kecil. Namun muncul mitos bahwa menyusui justru dapat menambah berat badan. Hmm, faktanya penelitian menunjukkan bahwa menyusui dapat membantu menurunkan berat badan seperti sebelum hamil.

  1. Banyak minum

Minum air putih saat mengASIhi dapat menghindarkan Bunda dari dehidrasi. Bunda bisa tetap fit meski sedang menyusui dan sedang mengurangi berat badan. Minum dapat menghindarkan Bunda dari lapar akibat dehidrasi. Bahkan asupan air yang cukup dapat mempercepat metabolisme.

  1. Olahraga secara teratur

Moms sudah mengurangi porsi makan tapi timbangan tidak kunjung turun? Mungkin Bunda juga harus olahraga. Karena lemak dalam tubuh yang menyimpan energi. Dan energi tersebut akan terpakai sangat banyak ketika Bunda olahraga.

  1. Tidur yang cukup

Tips diet setelah melahirkan yang selanjutnya adalah tidur yang cukup. Saat tidur, energi pun sebenarnya terpakai nih Bunda. Kalori tetap terbakar meski Bunda tidur. Tidur yang cukup dapat membantu Bunda menurunkan berat badan. Selain bermanfaat untuk kesehatan Bunda secara fisik, tapi kesehatan mental Bunda juga terjaga. Saat Bunda lelah, tubuh Bunda melepaskan hormone kortisol dan hormone stres lainnya. Hormon itulah yang menyebabkan Bunda makin stres.

 

Penurunan berat badan Bunda mungkin berjalan pelan bahkan stagnan. Hal tersebut sangat normal. Karenanya tidak perlu terlalu stres. Tiap orang memiliki respon tubuh yang berbeda-beda, begitu pun respon saat berat badan hendak turun. Tips diet setelah melahirkan bisa dijadikan pola hidup yang kemudian akan memelihara berat badan Bunda selalu ideal. Selain berat badan yang turun, Bunda juga bisa tetap memberikan nutrisi cukup untuk Si Kecil. Pelan-pelan saja, yuk!

 

 

No Comments

Post A Comment